Semarang, 12 Mei 2026 – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali memperkuat jejaring dengan sekolah menengah melalui penerimaan kunjungan edukasi dari MA NU Al Hidayah Kudus. Kegiatan yang berlangsung di gedung pertemuan kampus ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, khususnya pada Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab (PBA) yang dipimpin oleh Dr. Naifah, M.S.I.
Rangkaian Khidmat Pembukaan Acara
Acara dimulai dengan suasana penuh nasionalisme dan spiritualitas. Seluruh hadirin berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan mendengarkan Mars UIN Walisongo yang menggugah semangat integritas. Keberkahan acara semakin terasa saat ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan, memberikan ketenangan sebelum memasuki sesi diskusi utama.
Pesan Motivasi dari Kepala Sekolah
Mengawali sesi sambutan, Kepala MA NU Al Hidayah Kudus, Bapak Rokhani, S.Pd.I., S.Pd., memberikan wejangan penting bagi para siswanya. Beliau menekankan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi seseorang untuk memeluk cita-cita setinggi langit melalui jalur pendidikan tinggi.
Apresiasi dan Sambutan Hangat Dr. Naifah, M.S.I.
Ketua Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Dr. Naifah, M.S.I., kemudian naik ke podium untuk memberikan sambutan hangat selaku perwakilan dari tuan rumah. Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan karena MA NU Al Hidayah Kudus telah memilih UIN Walisongo sebagai destinasi rujukan edukasi untuk ketiga kalinya.
“Kehadiran Bapak, Ibu dan Siswa-Siswi sekalian untuk yang ketiga kalinya merupakan bukti kepercayaan yang luar biasa terhadap institusi kami. Kami merasa terhormat dapat terus menjadi bagian dari perjalanan akademik siswa-siswi MA NU Al Hidayah Kudus, Kuliah itu sangat penting bagi masa depan kalian. Jangan pernah takut terkendala biaya, karena di dunia kampus, khususnya UIN Walisongo, banyak sekali peluang beasiswa yang bisa membantu kalian hingga lulus” ungkap Dr. Naifah dengan penuh ramah.
Kupas Tuntas Jalur Masuk dan Beasiswa
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Naifah secara khusus membakar semangat para siswa untuk tidak ragu memilih UIN Walisongo sebagai tempat menimba ilmu. Beliau menjelaskan secara terperinci bahwa universitas ini menyediakan berbagai pintu masuk yang fleksibel bagi calon mahasiswa baru dari berbagai latar belakang prestasi.
Lebih lanjut, beliau memaparkan beragam skema beasiswa yang tersedia, mulai dari Beasiswa KIP-Kuliah, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) hingga kerja sama dengan berbagai instansi luar. “UIN Walisongo sangat terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan kuat. Jalur masuknya banyak dan beasiswanya pun bermacam-macam bentuknya. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak lanjut kuliah,” tambah beliau memberikan motivasi.
Eksplorasi Prodi dan Fasilitas Modern
Memasuki inti pemaparan materi, Dr. Naifah, M.S.I. (Kaprodi S1 PBA) bersama Sekretaris Prodi S1 PIAUD, Ibu Naila Fikrina Afrih LIa, M.Pd., mengajak para siswa ‘berselancar’ mengenal ekosistem akademik UIN. Setelah diawali dengan penayangan video profil universitas yang megah, kedua tokoh akademisi ini menjelaskan detail keunggulan prodi, mulai dari S1 PBA hingga S1 PIAUD.
Para siswa diberikan gambaran mengenai fasilitas kelas yang modern, laboratorium bahasa, hingga lingkungan kampus hijau yang mendukung kenyamanan belajar. Sesi ini juga diselingi dengan ice breaking ceria bersama mahasiswa PIAUD yang berhasil memecah ketegangan dan menciptakan suasana kekeluargaan yang erat.
Sesi Ikonik: Foto Bersama dan Show Planetarium
Sebagai bentuk kenang-kenangan dan simbol sinergi yang terus berlanjut, dilakukan sesi foto bersama serta pertukaran cinderamata antara pihak kampus dan sekolah. Keceriaan siswa mencapai puncaknya saat Dr. Naifah mempersilakan rombongan untuk menuju Planetarium UIN Walisongo.
Di gedung ikonik tersebut, para siswa menikmati pertunjukan benda-benda langit yang futuristik. Kunjungan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat para siswa untuk segera bergabung menjadi bagian dari keluarga besar UIN Walisongo Semarang pada tahun akademik mendatang.











