Semarang — Dua dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Walisongo Semarang, Jepri Nugrawiyati, M.Pd.I. (Sekretaris Prodi S1 PBA) dan Dr. Sholihatul Atik Hikmawati, M.Pd.I. berpartisipasi sebagai presenter pada The 4th Annual International Conference on Islamic Education (AICIED) 2026 yang diselenggarakan pada 1-2 Juli 2026 di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Konferensi internasional ini mempertemukan akademisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi pendidikan Islam, transformasi digital dan penguatan pendidikan berkelanjutan.
Konferensi internasional tahunan ini diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia, pada Rabu (01/07/2026). Acara tersebut mempertemukan berbagai akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai institusi untuk membedah tantangan serta inovasi terbaru dalam dunia pendidikan Islam.
Dalam forum ilmiah tersebut, Dr. Sholihatul Atik Hikmawati, M.Pd.I. bersama Jepri Nugrawiyati, M.Pd.I. yang juga sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Program Studi (Sekprodi) S1 PBA, memaparkan hasil riset strategis mereka di hadapan para peserta konferensi. Sertifikat apresiasi resmi pun diserahkan langsung sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi ilmiah yang mereka berikan. Penghargaan tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Mukhibat, M.Ag., M.M.
Dalam konferensi tersebut, keduanya mempresentasikan dua hasil penelitian. Artikel pertama mengangkat implementasi Paperless Assessment berbasis Quizizz dalam pembelajaran bahasa Arab sebagai upaya mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Artikel kedua menawarkan inovasi modul pembelajaran bahasa Arab berbasis Green Pedagogy yang mengintegrasikan literasi lingkungan, nilai-nilai Islam dan penguatan kesadaran ekologis bagi siswa sekolah dasar melalui kolaborasi dengan peneliti dari Libya dan Aljazair.
Keikutsertaan kedua dosen tersebut menjadi bukti komitmen PBA UIN Walisongo dalam memperkuat kontribusi akademik di tingkat internasional sekaligus mengembangkan pembelajaran bahasa Arab yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Partisipasi ini juga membuka peluang kolaborasi riset internasional yang semakin memperkuat reputasi akademik UIN Walisongo di kancah global.
Ketua Program Studi S1 PBA menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian kedua dosen tersebut. Keikutsertaan aktif unsur pimpinan prodi seperti Sekprodi beserta jajaran dosen dalam konferensi internasional dinilai menjadi bagian penting dari ikhtiar prodi dalam meningkatkan mutu publikasi ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta membawa nama prodi semakin dikenal di level global.
Pencapaian gemilang ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi akademis prodi, tetapi juga mampu memotivasi civitas akademika lainnya terutama para mahasiswa S1 PBA untuk terus aktif meneliti, menulis dan berani tampil menyuarakan ide-ide kreatif di berbagai panggung ilmiah internasional.

